Strategi Pembinaan Bakat Anak Usia 6–12 Tahun dalam Mengembangkan Potensi Diri
DOI:
https://doi.org/10.22373/jim.0002Keywords:
Strategi Pembinaan, Bakat Anak, Anak Usia 6–12 Tahun, Potensi DiriAbstract
Strategi pembinaan bakat anak usia 6–12 tahun memiliki peranan penting dalam mendukung perkembangan potensi diri anak secara optimal. Pada usia sekolah dasar, anak berada pada fase perkembangan yang pesat, baik dari aspek kognitif, emosional, sosial, maupun motorik, sehingga memerlukan pembinaan yang tepat dan berkelanjutan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji strategi pembinaan bakat yang efektif dalam membantu anak mengenali, mengembangkan, dan meningkatkan potensi dirinya sejak dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai sumber literatur berupa buku, jurnal ilmiah, dan artikel yang berkaitan dengan perkembangan anak dan pembinaan bakat. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi pembinaan bakat yang dilakukan melalui pengenalan minat anak, pemberian motivasi, latihan yang konsisten, dukungan keluarga, serta peran sekolah mampu meningkatkan rasa percaya diri, kreativitas, kemampuan sosial, dan prestasi anak. Selain itu, pembinaan yang dilakukan secara menyenangkan tanpa tekanan memberikan dampak positif terhadap perkembangan karakter dan kemampuan anak. Oleh karena itu, strategi pembinaan bakat perlu diterapkan secara terarah, sistematis, dan sesuai dengan kebutuhan serta minat anak agar potensi diri anak dapat berkembang secara maksimal.




