Penerapan Teknik Assertive Training Melalui Konseling Individu Pada Siswa Korban Bullying di MAN 4 Aceh Besar
Keywords:
Assertive training, Bullying verbal, Perilaku asertifAbstract
Bullying merupakan perilaku agresif yang sering terjadi di lingkungan sekolah dan berdampak negatif pada kondisi psikologis siswa, terutama dalam bentuk bullying verbal yang menimbulkan rasa takut dan rendah diri. Kondisi ini menyebabkan rendahnya perilaku asertif pada korban. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah teknik assertive training melalui konseling individu dapat meningkatkan perilaku asertif siswa korban bullying. Penelitian ini dilakukan di MAN 4 Aceh Besar, sample penelitian 5 siswa kelas XII-4 sebagai sampel yang ditentukan melalui purposive sampling. Pengambilan data menggunakan Angket Bullying Verbal dan Angket Perilaku Asertif. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One-Group Pretest–Posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik assertive training dapat memberikan manfaat signifikan bagi korban dalam meningkatkan perilaku asertif siswa korban bullying verbal. Teknik analisis data menggunakan uji paired sample t-test uji t bertujuan untuk membandingkan sebelum dan sesudah diberikan treatment. Berdasarkan hasil uji tersebut dapat diketahui adanya perbedaan sebelum dan sesudah diberikan layanan konseling individu yaitu nilai t-hitung > t-tabel yaitu 2,306 > 8.257 dengan tarif signifikan 0,000 < 0,05. Temuan ini dapat disimpulkan bahwa teknik assertive training layanan konseling individu dapat meningkatkan perilaku asertif siswa korban bullying verbal. Maka dapat ditarik kesimpulan Ha diterima dan Ho ditolak
References
Ainiyah, H. R., & Cahyanti, I. Y. (2020). Efektivitas Pelatihan Asertif Sebagai Upaya Mengatasi Perilaku “Bullying” di SMPN A Surabaya. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 9(2), 105-113.
Ali Daud Hasibuan. (2023). Teori dan praktek konseling individu. UMSU Press, 61–64.
Amin Nasir. (2018). Konseling behavioral: Solusi alternatif mengatasi bullying anak di sekolah. Journal of Guidance and Counseling, 2(2), 70.
Andi Priyatna. (2019). Memahami, mencegah, dan mengatasi bullying. Jakarta. Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktek.
Ary, D., dkk. (1982). Pengantar penelitian dalam pendidikan (A. Funco, Penerj.).
Surabaya: Usaha Nasional.
Azrita Mardhalena, & Anny Riwati, dkk. (2024). Edukasi preventif kekerasan seksual dan bullying di sekolah. Journal of Community Engagement, 5(1), 47.
Dian Setiawan, & Hardi Prasetiawan. (2021). Pengembangan media komik strip dalam layanan bimbingan kelompok untuk mereduksi perilaku bullying siswa. Diakses https://seminar.uad.ac.id/index.php/PSNBK/article/viewFile/
Firmansyah, A. (2023, September 27). Aksi Pentolan 'Geng Basis' Bully Siswa SMP Cilacap Berujung Atensi Kapolri. Detikcom. https://www.detik.com/sumbagsel/hukum-dan-kriminal/d-6954040/aksi-pentolan-geng-basis-bully-siswa-smp-cilacap-berujung-atensi-kapolri
Kurniawati, N., Dharsana, I. K., & Suranata, K. (2023). Implementasi asas keterbukaan dalam pelaksanaan konseling individu pada siswa SMA. Jurnal EDUCATIO, 9(1), 262.
Latipun. (2005). Psikologi konseling. Malang: UMM Press.
Muzdalifah. (2020). Bullying. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam, 1(1), 54–55.
Pradana, W. (2023, Agustus 20). Viral Aksi 5 Pelajar SMK Bully Teman Sekolah, Pelaku Diamankan. DetikNews. https://news.detik.com/berita/d-6886289/viral-aksi-5-pelajar-smk-bully-teman-sekolah-pelaku-diamankan
Sugiyono. (2016). METODE PENELITIAN KUANTITATIF, KUALITATIF DAN R&D. In 23 (pp. 1–330). Alfabeta.
Utami, A. N. (2019). Identifikasi faktor-faktor penyebab. Basic Education, 8(8), 795-801.
Wijayanti, W. A., & Nusantoro, E. (2022). Hubungan antara kepercayaan diri dengan perilaku asertif dalam menyampaikan pendapat di kelas pada siswa smpn 21 semarang. Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application, 11(1), 17-24.
Willis, S. S. (2013). Konseling individual teori dan praktek
