Perancangan Modul Self Learning Berbasis Google Sites Pada Materi Rangkaian Listrik Dasar

Authors

  • Dzakiyul Hakim Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh image/svg+xml Author
  • Fitriyawany Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh image/svg+xml Author

DOI:

https://doi.org/10.22373/b0sfcw79

Keywords:

Modul self-learning, Google Sites, Rangkaian Listrik Dasar

Abstract

Rangkaian Listrik Dasar merupakan materi fundamental yang harus dikuasai mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Elektro karena menjadi landasan bagi pemahaman mata kuliah lanjutan. Namun, dalam praktik pembelajaran masih ditemukan permasalahan, di mana sebagian mahasiswa mengalami kesulitan memahami konsep secara mendalam dan cenderung bergantung pada penjelasan dosen. Penelitian ini bertujuan untuk merancang modul self-learning berbasis Google Sites pada materi Rangkaian Listrik Dasar agar mahasiswa dapat belajar secara mandiri, fleksibel, dan terarah. Pengembangan modul menggunakan model ADDIE yaitu Analisis, Desain, Development, Implementation dan Evaluation tetapi dibatasi hanya sampai tahap Development, meliputi analisis kebutuhan, perancangan struktur modul, serta pengembangan produk di platform Google Sites. Validasi dilakukan oleh dua orang ahli materi dan dua orang ahli media untuk menilai kelayakan isi dan kualitas media. Hasil validasi menunjukkan bahwa modul memperoleh kategori Sangat Layak dengan rata-rata persentase 95% dari ahli materi dan 91,5% dari ahli media. Modul yang dikembangkan dilengkapi dengan materi sistematis, video pembelajaran, simulasi PhET, contoh soal, soal mandiri, glosarium, dan referensi. Dengan demikian, modul self-learning berbasis Google Sites ini dinyatakan layak digunakan sebagai bahan ajar mandiri untuk mendukung pemahaman mahasiswa terhadap materi Rangkaian Listrik Dasar.

References

Arikunto, S. (2021). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Branch, R. M. (2009). Instructional design: The ADDIE approach. Springer.

Fricticarani, A., Hayati, A., Hoirunisa, I., & Rosdalina, G. M. (2023). Strategi pendidikan untuk sukses di era teknologi 5.0. Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI), 4(1), 56–68.

Ghozali, B. S., Supeno, & Farisi, M. I. (2024). Pengembangan e-modul berbasis Google Sites untuk meningkatkan kemampuan penalaran berbasis bukti dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar. ELSE (Elementary School Education Journal), 8(2), 368–378.

Hidayat, F., & Nizar, M. (2021). Model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam (JIPAI), 1(1), 28–38.

Istiqoma, M., Prihatmi, T. N., & Anjarwati, R. (2023). Modul elektronik sebagai media pembelajaran mandiri. Prosiding SENIATI, 7(2), 296–300.

Nurhemah, N., & Rahma, A. (2024). Pengaruh era digital terhadap pendidikan di Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Pamulang, 4, 141–147.

Prastowo, A. (2019). Panduan kreatif membuat bahan ajar inovatif menciptakan metode pembelajaran yang menarik dan menyenangkan.

Satrio, A., & Lathifah, A. (2026). Inovasi media mobile learning dalam pembelajaran computational thinking bagi calon guru. PAEDAGOGIE, 21(1), 1165–1174.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suyanto, M. (2005). Media pembelajaran: Menyusun bahan ajar untuk pembelajaran aktif. Andi.

Tohulawula, G., Uloli, H., & Pramudibyo, S. (2025). Pengembangan e-modul (modul digital) alat trainer sistem kelistrikan diesel pemanas busi pijar (Glow Plug) pada mata kuliah Teknologi Motor Bakar. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, 12(1), 141–148.

Published

2026-09-12

How to Cite

Perancangan Modul Self Learning Berbasis Google Sites Pada Materi Rangkaian Listrik Dasar. (2026). Educator Development Journal, 4(2), 294-311. https://doi.org/10.22373/b0sfcw79

Similar Articles

11-15 of 15

You may also start an advanced similarity search for this article.