Corporate Governance and Fraud Prevention in Indonesian Islamic Banks

Authors

DOI:

https://doi.org/10.22373/share.0051

Keywords:

Audit Committee, Internal Control, Sharia Compliance, Fraud, Islamic banking

Abstract

The rapid growth of Islamic banking in Indonesia has increased the importance of strengthening governance and fraud prevention mechanisms within Islamic financial institutions. Alongside the expansion of Islamic Commercial Banks, concerns regarding fraud and deviations from Sharia principles have also become more prominent. This study aims to examine the influence of the audit committee, internal control, and Sharia compliance on fraud in Islamic Commercial Banks in Indonesia listed with the Financial Services Authority (OJK) during the 2021–2023 period. The study employs a quantitative approach using secondary data obtained from annual reports and Good Corporate Governance reports. The sample consists of 13 Islamic Commercial Banks observed over three years, resulting in 39 observational data points selected through a saturated sampling technique. Data analysis was conducted using panel data regression with EViews 12 software. The findings indicate that the audit committee has a negative and significant effect on fraud, suggesting that stronger supervisory functions contribute to reducing fraudulent practices within Islamic banking institutions. Meanwhile, internal control and Sharia compliance measured through the Profit-Sharing Ratio demonstrate positive but insignificant effects on fraud. These results imply that formal control systems and compliance indicators alone may not effectively minimize fraud risk without strong implementation, supervision, and organizational integrity. The study highlights the importance of strengthening governance quality, supervisory effectiveness, and ethical practices in supporting fraud prevention within Islamic Commercial Banks in Indonesia.

ABSTRAK - Tata Kelola Perusahaan dan Pencegahan Fraud pada Bank Syariah di Indonesia. Pertumbuhan perbankan syariah di Indonesia yang terus meningkat memperkuat urgensi penerapan tata kelola yang efektif serta mekanisme pencegahan fraud pada lembaga keuangan syariah. Seiring berkembangnya Bank Umum Syariah, potensi kecurangan dan penyimpangan terhadap prinsip-prinsip syariah juga menjadi isu yang semakin relevan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komite audit, internal control, dan syariah compliance terhadap fraud pada Bank Umum Syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selama periode 2021–2023. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari laporan tahunan dan laporan Good Corporate Governance Bank Umum Syariah. Sampel penelitian mencakup 13 Bank Umum Syariah yang diamati selama tiga tahun, sehingga diperoleh 39 observasi penelitian dengan teknik sampel jenuh. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komite audit berpengaruh negatif dan signifikan terhadap fraud, yang mengindikasikan bahwa peran pengawasan yang efektif mampu menekan tingkat kecurangan dalam perbankan syariah. Sebaliknya, internal control dan syariah compliance yang diukur melalui Profit Sharing Ratio menunjukkan pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap fraud. Temuan ini mengisyaratkan bahwa keberadaan sistem pengendalian dan indikator kepatuhan syariah secara formal belum tentu efektif dalam menurunkan risiko fraud tanpa didukung oleh implementasi yang konsisten, pengawasan yang optimal, serta integritas organisasi. Oleh karena itu, penguatan tata kelola, efektivitas pengawasan, dan penanaman nilai etika menjadi aspek penting dalam upaya pencegahan fraud pada Bank Umum Syariah di Indonesia.

References

Arizah, N. (2022). Internal control and fraud occurrence: Evidence from Islamic banks. Journal of Islamic Accounting and Business Research, 13(4), 678–690. https://doi.org/10.1108/JIABR-11-2020-0353

Awaluddin, A., Izmuddin, I., Rusyaida, R., Anggraini, R., & Julita, V. (2023). Sinergi pengelolaan zakat dan wakaf produktif dengan mengembangkan lembaga keuangan mikro syariah di Indonesia. Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, 4(6), 1848–1865. https://doi.org/10.47467/alkharaj.v4i6.1092

Basuki, A. T., & Prawoto, N. (2016). Analisis regresi dalam penelitian ekonomi dan bisnis. Rajagrafindo Persada.

Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission (COSO). (2013). Internal control—Integrated framework: Executive summary. COSO.

Cressey, D. R. (1953). Other people’s money: A study in the social psychology of embezzlement. Free Press.

Fadillah, M., & Rakhmawati, D. (2022). Fraud prevention in Islamic banking: The role of Sharia compliance and internal control. Muqtasid: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 13(2), 145–160. https://doi.org/10.18326/muqtasid.v13i2.145-160

Ghozali, I. (2022). Ekonometrika: Teori, konsep dan aplikasi dengan IBM SPSS 26. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Ibrahim, A., & Kamri, N. A. (2017). The ethical practices of Islamic banking: An analysis from customer satisfaction perspective. MIQOT: Jurnal Ilmu ilmu Keislaman, 41(1), 1–23. https://doi.org/10.30821/miqot.v41i1.331

Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs and ownership structure. Journal of Financial Economics, 3(4), 305–360. https://doi.org/10.1016/0304-405X(76)90026-X

Maisaroh, P., & Nurhidayati, M. (2021). Pengaruh komite audit, good corporate governance dan whistleblowing system terhadap fraud bank umum syariah di Indonesia periode 2016–2019. Etihad: Journal of Islamic Banking and Finance, 1(1), 23–36. https://doi.org/10.21154/etihad.v1i1.2752

Musa, A., Khalidin, B., Furqani, H., Ibrahim, A., & Is, N. (2022). Exploring determinants of saving and financing aspects in Islamic banks: An insight from Indonesia. Asian Economic and Financial Review, 12(8), 604–626. https://doi.org/10.55493/5002.v12i8.4565

Najib, H., & Rini, R. (2016). Sharia compliance, Islamic corporate governance dan fraud pada bank syariah. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Islam, 4(2), 131–146. https://doi.org/10.35836/jakis.v4i2.23

Nurhidayah, S., & Prasetyo, A. (2021). Islamic corporate governance and fraud risk in Sharia banks. Muqtasid: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 12(1), 33–48. https://doi.org/10.18326/muqtasid.v12i1.33-48

Otoritas Jasa Keuangan. (2019). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 39/POJK.03/2019 tentang penerapan strategi anti fraud bagi bank umum. https://www.ojk.go.id/id/regulasi/Pages/Penerapan-Strategi-Anti-Fraud-Bagi-Bank-Umum.aspx

Purwiyanti, D. W., & Laksito, H. (2020). Efektivitas komite audit terhadap potensi fraud laporan keuangan. Jurnal Aksioma: Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis, 11(1), 34–48.

Putri, V. Y. E., & Saud, I. M. (2021). Pengaruh komite audit independen, pengendalian internal, dan sikap terhadap fraudulent financial reporting dengan budaya etis organisasi sebagai variabel pemoderasi. Review Akuntansi dan Bisnis Indonesia, 5(1), 13–25. https://doi.org/10.18196/rabin.v5i1.11140

Rizqy, I., Ibrahim, A., & Syahputra, H. (2026). Pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja karyawan melalui etika kerja Islami dan kepuasan kerja pada Bank Aceh Syariah. Wathan: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 3(1), 112–131. https://doi.org/10.71153/wathan.v3i1.433

Sadaah, S. (2024). Fraud pada PT BTPN Syariah di Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 10(1), 895–902. https://doi.org/10.29040/jiei.v10i1.12340

Saleh, S. (2019). Sharia compliance and fraud: An empirical study on Indonesian Islamic banks. Journal of Financial Crime, 26(3), 801–814. https://doi.org/10.1108/JFC-03-2018-0033

Sari, N., Ibrahim, A., Muzammil, M., & Muksal, M. (2024). Managing financing risk of Islamic banking products in Indonesia: A value at risk approach. Jurnal Ilmiah Islam Futura, 24(1), 213–240. https://doi.org/10.22373/jiif.v24i1.17693

Spraakman, G., Hughes, S., & Paape, L. (2007). The role of the audit committee in monitoring financial reporting fraud. Managerial Auditing Journal, 22(5), 517–533. https://doi.org/10.1108/02686900710750129

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Yang, Y., & Li, J. (2020). Research on the measurement of internal control effectiveness of government departments based on fuzzy comprehensive evaluation method. Dalian University.

Downloads

Published

21.05.2026

How to Cite

Mardiaton, M., Usman, A., Firdaus, R., Mahdani, R., & Murni, M. (2026). Corporate Governance and Fraud Prevention in Indonesian Islamic Banks. Share: Jurnal Ekonomi Dan Keuangan Islam, 15(1), 270-286. https://doi.org/10.22373/share.0051

Similar Articles

21-22 of 22

You may also start an advanced similarity search for this article.