The Jihad of Economic: The Spirit of Islamic Economic Movement by Kyai in Madura
DOI:
https://doi.org/10.22373/share.v4i2.1029Keywords:
Islamic Economy, Kyai Movement, Jihad of EconomicAbstract
The dynamics that occur in the business by kyai in Pamekasan is dynamic in the whole
side of the boarding school like the actors, software, and hardware of a boarding school, where the kyai
as a determinant factor of the dynamics including the dynamics of business. Kyai and the boarding
school do the business can be differentiated into three types, namely: kyai of business, a boarding school
of business, and kyai and boarding school of business. It was implemented in a manner that istiqamah,
consistent, resignation and exert all the ability to get kosher profits according to shariah. The spiritual
value of business by kyai is the crystallization of ‘aqidah, shariah, and akhlaq which is based on Al-Quran
and Al-Sunnah, which includes economic jihad, 'iffah and businesses as a movement of da’wah namely
da’wah bi al- hal as a basic. Kyai who do the business is able to meet all levels of the hierarchy of needs
ranging from physiological needs to self-actualization needs of kyai as a personal of himself as well as
leaders of boarding schools, so kyai be independent to do everything according to Kyai’s idealism without
intervention from the other.
ABSTRAK - Dinamika yang yang terjadi dalam bidang bisnis oleh kyai di Pamekasan adalah dinamika
di seluruh sisi pesantren yang seperti para pelaku, perangkat lunak dan perangkat keras sebuah
pesantren, dimana kyai sebagai faktor penentu dinamika termasuk dinamika bisnis. Kyai dan pesantren
melakukan bisnis yang dapat dibagi menjadi tiga tipe, yaitu: bisnis kyai, bisnis pesantren, dan kyai dan
pesantren bisnis. Hal ini diimplementasikan secara istiqamah, konsisten, dikenal dan digunakan pada
seluruh kemampun untuk mendapatkan keuntungan yang layak sesuai dengan syari’ah. Nilai spiritual
dalam bisnis oleh kyai adalah kristaliasi dari ‘aqidah, syari’ah dan akhlak yang berdasarkan Al Qur’an
dan Al Sunnah, termasuk ekonomi jihad, ‘iffah dan bisnis sebagai suatu gerakan dakwah yang disebut
dengan da’wah bi al- hal sebagai dasarnya. Kyai yang melakukan bisnis mampu berhadapan dengan
semua tingkatan hierarki kebutuhan dimulai dari kebutuhan psikologis, hingga kebutuhan aktualisasi
diri kyai sebagai pribadi dan juga sebagai pemimpin pesantren, maka kyai dapat bebas melakukan
segala sesuatu menurut idealism kyai tanpa adanya intervensi dari pihak lain.
References
al-Bukhārī, Abū ‘Abd Allāh Muḥammad ibn Ismā‘īl. (1997). Sahih Al-Bukhārī (Muhammad Muhsin Khan, Trans. Vol. 3). Riyadh, Saudi Arabia: Maktaba Dar-us-Salam.
al-Ghazali, Abu Hamid. (1993). Iḥyā' 'Ulūm Al-Dīn (Fazl-ul-Karim, Trans. 1st ed.). Karachi, Pakistan: Darul Ishaat.
al-Tabrani, Abu al-Qasim Sulaiman bin Ahmad. (1995). Al-Mu'jam Al-Ausath (Abu Mu'az & Abu al-Fadh Eds.). Cairo: Dar al-Haramain.
Amin, Ma’ruf (2012). [Pidato Pemberian Gelar Doktor HC Kepada KH Ma’ruf Amin].
Aziz, Moh. Ali. (2004). Ilmu Dakwah. Jakarta: Kencana.
Bellah, Robert N. (1991). Beyond Belief: Essays on Religion in a Post Traditionalism World. Berkeley, Los Angeles: University of California.
Depag. (1984). Al Qur’an dan Terjemahnya. Jakarta: Departemen Agama RI.
Djakfar, Muhammad. (2007). Agama Etos Kerja dan Prilaku Bisnis: Studi Kasus Etika Bisnis Pedagang Buah Etnis Madura di Kota Malang. (Disertasi), IAIN Sunan Ampel, Surabaya.
Effendi, Bachtiar. (2001). Masyarakat Agama dan Pluralisme Keagamaan. Yogyakarta: Galang Press.
KBBI. (2007). Kamus Besar Bahasa Indonesia (3 ed.). Jakarta: Balai Pustaka.
Kuntowijoyo. (2002). Social Change in an Agriculture Society: Madura 1850-1940. (Disertasi), Columbia University, New York.
Mastuhu. (1994). Dinamika Sistem Pendidikan Pesantren: Suatu Kajian Tentang Unsur dan Nilai Sistem Pendidikan Pesantren. Jakarta: INIS.
Muhtadi. (2011). Agama dan Etos Kerja Dagang In Zuly Qodir (Ed.), Pola Pemahaman Agama dan Perilaku Ekonomi Masyarakat Pengrajin Tempe Di Kelurahan Purwantero Kec. Blimbing Kota Malang. Solo: Pondok Edukasi
Nawawi, Ismail. (2011). Islam dan Bisnis: Pendekatan Ekonomi Dan Manajemen, Doktrin, Teori Dan Praktik. Surabaya: Vivpress.
Puspopranoto, Sawaldjo. (2006). Manajemen Bisnis: Konsep, Teori dan Aplikasi. Jakarta: PPM.
Qardhawi, Yusuf. (2010). Fiqh Jihad: Sebuah Karya Monumental Terlengkap tentang Jihad menurut Al Qur’an dan Sunnah (Irfan Maulana Hakim dkk, Trans.). Bandung: Mizan Pustaka.
Sjahdeini, Sutan Remy. (2012). Testimoni Pemberian Gelar Doktor HC Kepada KH Ma’ruf Amin. www.uinsyahid.ac.id
Soebahar, Abd. Halim, & Utsman, Hadanah. (1999). Hak Reproduksi Perempuan dalam Pandangan Kiai. Yogyakarta: Pusat Penelitian Kependudukan UGM.
Usman, Sunyoto. (1979). Suku Madura yang Pindah ke Umbul Sari (Madura III). Jakarta: Proyek Peningktan Sarana Pendidikan Tinggi DEPDIKBUD.
Weber, Max. (2006). Etika Protestan dan Semangat Kapitalisme (TW Utomo & Yusuf Priya Sudiarja, Trans.). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Zarkasy, Hamid Fahmy. (2014). Worldview Islam (Asas Islamisasi Ilmu Pengetahuan Kontemporer). http://xa.yimg.com/kq/groups/22099150/188036894
Downloads
Published
Issue
Section
Categories
License
Copyright (c) 2015 Zainal Abidin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
SHARE allows the author(s) to hold the copyright and to retain the publishing rights without restrictions. Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal a right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC-BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work



